Vokasiana.com - Suara Inspirasi. Ada suasana yang berbeda di Aula SMKN 1 Robatal pada Selasa, 20 Januari 2026. Sejak pukul 09.00 pagi, ratusan siswa Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari kelas X, XI, hingga XII terlihat memenuhi aula. Mereka bukan datang untuk ujian. Juga bukan untuk apel. Mereka datang untuk mendengar cerita hidup. Tentang dunia kerja. Tentang bengkel. Tentang masa depan.
Kegiatan bertajuk kelas inspiratif itu memang dirancang sederhana. Tapi isinya padat makna. Sekolah menghadirkan dua narasumber langsung dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI), yakni Khoirul Mustakim, ST dan Al Fatih Imam dari Bengkel Berlimajaya. Bukan teori. Bukan slide berlembar-lembar. Tapi pengalaman nyata yang sehari-hari mereka jalani di bengkel.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Robatal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kelas inspiratif ini sangat bermanfaat bagi siswa, terutama dalam membuka wawasan tentang perkembangan dunia kerja dan dunia usaha yang terus bergerak cepat. Kepala sekolah juga mengajak seluruh peserta—dari kelas X hingga XII—untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar informasi yang disampaikan benar-benar menjadi bekal setelah lulus nanti. “Dunia kerja tidak menunggu kita siap. Kitalah yang harus menyiapkan diri,” kurang lebih begitu pesan yang mengalir dari sambutan tersebut. Kalimatnya sederhana, tapi menohok.Masuk ke sesi inti, suasana aula makin hidup. Para narasumber berbagi kisah perjalanan mereka membangun usaha bengkel, tantangan menghadapi konsumen, hingga perubahan teknologi kendaraan yang menuntut mekanik untuk terus belajar. Ada cerita gagal. Ada cerita bangkit. Ada juga tips praktis tentang etos kerja, disiplin, dan sikap profesional—hal-hal yang jarang tertulis di buku paket.
Yang menarik, para siswa terlihat antusias dari awal hingga sesi terakhir. Tidak sedikit yang aktif bertanya, mencatat, bahkan berdiskusi ringan setelah acara hampir usai. Tidak ada yang diam-diam keluar aula. Tidak ada yang sibuk dengan gawai. Semua bertahan sampai kegiatan dinyatakan selesai.
Kelas inspiratif ini menjadi bukti bahwa pembelajaran vokasi tidak harus selalu di ruang praktik atau bengkel sekolah. Kadang, cukup dengan menghadirkan orang yang tepat, cerita yang jujur, dan ruang untuk mendengar. Di situlah inspirasi bekerja—pelan, tapi mengena.
Posting Komentar untuk "Kelas Inspiratif TKR SMKN 1 Robatal : Belajar Dunia Kerja dari Bengkel, Bukan dari Buku"